Lari Gawang A-Z : Pengertian, Teknik, Peraturan, Sejarah

Membahas Lari Gawang A-Z : Start, Pengertian, Start, Teknik Dasar, Peraturan, Sejarah, Lapangan, Peralatan, Nomor Lari, Manfaat dll terlengkap

Atletik sudah ada sejak zaman kekuasaan Romawi Kuno dan juga diperkenalkan sebagai Olimpiade pertama di dunia. Saat itu olah raga yang dipertandingkan hanya lomba lari.

Seiring berjalannya waktu, cabang atletik terus berkembang dan terbagi menjadi 4 kelompok besar yaitu lari, lempar, jalan dan lompat. Dan hingga saat ini perlombaan atletik tersebut masih terus diselenggarakan setiap tahun di berbagai tempat di seluruh dunia.

Sebagai olah raga tertua yang diperlombakan, cabang lari juga turut berkembang menjadi beberapa cabang salah satunya yaitu lari gawang. Lari gawang tidak jauh berbeda dengan lomba lari pada umumnya.

Hanya saja terdapat halang rintang berupa gawang di sepanjang lintasannya. Untuk mengetahui lebih lanjut mengenai lari gawang ini, mari disimak penjelasannya di bawah ini!

 

1. Pengertian Lari Gawang

Lari gawang adalah salah satu nomor lari jarak pendek yang diperlombakan di dalam cabang olahraga atletik. Lari gawang juga dapat diartikan sebagai sebuah lari cepat yang harus menempuh jarak tertentu dan melompati gawang sebagai rintangannya di mana tinggi gawang tersebut telah memiliki standar sesuai dengan peraturan perlombaan.

Sehingga dalam melakukannya para atlet harus berlari dengan sangat cepat hingga mencapai garis finish. Itulah yang membedakannya dengan lari estafet maupun lari maraton sekalipun.

 

2. Atletik / Nomor Lari Gawang Yang Diperlombakan

Komposisi lari gawang
Komposisi lari gawang

Di dalam lari gawang terdapat beberapa nomor yang diperlombakan. Untuk atlet putra dan putri sudah tentu memiliki perbedaan antara panjang lintasan dengan tinggi gawang atau palang yang digunakan.

Cabang lari gawang putra terbagi menjadi dua yaitu 110 meter dan 400 meter. Sedangkan untuk putri terbagi atas lagi gawang jarak 100 meter dan 400 meter.

 

3. Teknik Dasar Lari Gawang/Pengenalan Fase Atau Tahap Pada Teknik Lari Gawang

Agar dapat melakukan lari gawang dengan benar, para atlet harus tahu teknik dasar dari lari gawang. Untuk teknik dasar lari gawang 100 meter untuk putri dan 110 meter untuk putra adalah sama.

Faktor terpenting yang harus diperhatikan saat melakukan lari gawang yaitu langkah, tempo dan panjang langkah ketika melompati gawang. Sebagai tambahan jika teknik lari gawang tidak jauh berbeda dengan lari sprint di mana para pelari harus mengangkat lutut, kaki harus lurus dan juga gerakan tangan yang selaras.

 

A. Start Menuju Gawang Pertama

start lari gawang
start lari gawang

 

  • Pada fase start dimulai dari posisi jongkok, kemudian berlari cepat ke arah gawang pertama. Saat mulai mendekati gawang pertama bersiap untuk bertolak dengan mengangkat pinggang tinggi dan juga cukup jauh dari palang atau gawang yang akan dilewati.
  • Usahakan untuk mengangkat tinggi lutut, paha kaki dalam posisi di atas garis horizontal, sedangkan tumit ditendang ke arah depan hingga posisi kaki lurus dan juga lutut melewati gawang.
  • Pastikan untuk memposisikan lutut kaki selalu diangkat tinggi selama berlari.

 

B. Melewati Gawang / Sikap Badan Di Atas Gawang

  • Pertama gerakan kaki harus cepat dan juga mengangkat lutut saat mendekati palang atau gawang.
  • Jika hampir mendekati gawang, lompatan harus semakin jauh saat memulainya. Ketika melompat posisi tangan dan kaki harus digerakkan dengan keras.
  • Saat berada di atas gawang, usahakan untuk gerakan tubuh serendah mungkin dengan posisi badan sedikit condong ke depan dan lutut sedikit ditekuk.
  • Lengan membantu keseimbangan saat berada di atas gawang. Hal ini agar tubuh cepat kembali ke posisi mendorong ke depan.
  • Kaki yang digunakan untuk menolak ditarik ke depan. Putar kaki tersebut ke arah samping dengan posisi diangkat tinggi.

 

C. Sikap Badan Dan Gerakan Kaki Pada Waktu Mendarat

sikap badan dan gerakan kaki pada waktu mendarat
sikap badan dan gerakan kaki pada waktu mendarat

 

  • Setelah kaki yang berada di depan berhasil melewati gawang dengan posisi tetap lurus, segera turunkan. Kemudian susul dengan kaki yang mengikuti di belakang.
  • Kaki yang mengikuti di belakang harus tetap diangkat tinggi. Hal ini bertujuan agar dapat bergerak bebas saat menjangkau ke depan sehingga dapat membuat langkah panjang. Pada gerakan ini, posisikan lutut kaki belakang dalam keadaan ditekuk.
  • Badan sebisa mungkin dicondongkan ke arah depan.

 

D. Lari Di Antara Gawang

Perlu diketahui jika saat melakukan lari gawang, saat berada di posisi awal hingga menuju gawang pertama atau dari gawang satu menuju gawang lainnya membutuhkan jumlah langkah kaki yang berbeda – beda untuk setiap pelari. Berikut ini adalah tahapan lari gawang yang benar:

  • Bagi pelari yang menggunakan 8 langkah dari titik start sampai menuju gawang pertama. Pada posisi awal pelari harus menempatkan kaki memimpin untuk berada di belakang sedangkan kaki yang mengikuti berada di depan.
  • Pelari yang menggunakan 7 langkah dari titik awal hingga gawang pertama. Cara tersebut biasanya dilakukan oleh pelari yang mempunyai kaki panjang. Posisi kaki yang memimpin berada di depan.
  • Untuk pelari yang menggunakan 9 langkah, biasanya diperuntukan bagi pemula.

 

E. Dari Gawang Terakhr Sampai Menuju Garis Finish

sikap badan hingga menuju garis finish lari gawang
sikap badan hingga menuju garis finish lari gawang

 

Pada fase ini, biasanya pelari memulainya setelah kaki yang berada di depan atau memimpin telah berhasil melewati gawang terakhir dan mendarat. Tahap selanjutnya yang bisa dilakukan yaitu:

  • Pastikan untuk mencondongkan tubuh ke arah depan. Secara bersamaan kaki yang berada di belakang atau mengikuti diarahkan ke depan.
  • Busungkan dada dan berlari secepat mungkin hingga menuju garis finish.

Untuk nomor lari gawang 400 meter baik putra maupun putri tidak jauh berbeda dengan nomor lari 100 meter dan 110 meter. Dasar teknik lari gawang ini masih menggunakan teknik dasar lari sprint.

Tidak heran jika pelari gawang nomer 400 meter ini harus mampu melompati gawang dengan menggunakan kaki manapun. Dengan panjang lintasan 400 meter, para pelari dituntut untuk dapat melompat dengan efisien tanpa memikirkan ketajaman tikungan.

Pelari juga dapat mengubah pola langkah ketika melompati gawang jika sudah merasa lelah. Hal yang perlu diperhatikan saat melakukan nomor lari gawang 400 meter ini yaitu teknik mengganti kaki yang berada di depan atau memimpin untuk melakukan lompatan pada gawang yang berada di tikungan.

Sebab pada lari nomor ini tidak jarang ditemukan gawang berada di tikungan lintasan. Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam menentukan posisi kaki yang memimpin saat melompati gawang di tikungan:

  1. Ada baiknya menggunakan kaki kiri yang berada di depan saat melakukan lompatan ketika gawang berada di tikungan agar terasa efisein dan juga lebih nyaman. Terutama bagi pelari yang berada di perlintasan dalam.
  2. Sudut miring pada tubuh sebelah dalam kiri ketika berlari akan membantu pelari untuk mengangkat kaki kanan.
  3. Tidak heran gerakan tersebut akan terasa canggung saat digunakan terutama saat berada ditikungan terakhir. Banyak pelari akan merasa lelah. Sebaiknya pastikan untuk berlari langsung ke arah gawang agar kaki yang memimpin dapat melewati gawang dengan baik ke arah sisi luar gawang. Dengan melakukan gerakan ini, sudah dipastikan kaki yang mengikuti dapat melintasi gawang. Jika tidak berhasil melewati gawang, pelari akan terkena diskualifikasi.

 

4. Ukuran Lapangan / Lintasan Lari Gawang

Untuk ukuran lapangan atau panjang lintasan lari gawang disesuaikan dengan nomor lari. Nomor lari yang diperlombakan yaitu 100 meter untuk putri, 110 meter untuk putra dan 400 meter untuk putra dan putri.

Setiap nomor lari gawang baik 100 meter putri, 110 meter putra ataupun 400 meter putra dan putri diletakkan 10 gawang di setiap lintasannya. Yang membedakannya hanya ukuran gawang yang disesuikan dengan nomor lari gawang.Jarak gawang dari start hingga gawang pertama pada nomor lari 100 meter putri yaitu 13 meter dengan jarak antar gawang 8,5 meter, sedangkan nomor lari 110 meter putra dari titik awal hingga gawang pertama berjarak 13,72 meter dan jarak antar gawang 9,14 meter. Untuk nomor lari gawang 400 meter, jarak antara garis start dengan gawang pertama yaitu 45 meter dengan jarak antar gawang 35 meter.

 

5. Peraturan Perlombaan Lari Gawang

Setiap cabang olah raga atletik pasti mempunyai peraturan, termasuk lari gawang. Ketetapan atau peraturan tentang lari gawang telah ditetapkan oleh Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PASI). Berdasarkan PASI ini aturan – aturan yang terdapat pada lari gawang antara lain:

  1. Seluruh lari gawang yang diperlombakan harus dimulai dari garis start sampai dengan garis finish. Masing – masing atlet harus melewati lintasan yang telah ditentukan.
  2. Diskualifikasi diberikan kepada peserta lomba lari gawang jika saat melewati gawang kaki peserta ditarik ke atas gawang di luar bidang horizontal, tidak berada di dalam lintasan saat melompati gawang dan gawang dengan sengaja dijatuhkan oleh pelari menggunakan tangan ataupun kaki.
  3. Setiap peserta lomba lari gawang harus melewati 10 gawang, baik nomor lari gawang 100 meter, 110 meter atau 400 meter.

 

6. Peralatan Atau Perlengkapan Lari Gawang

Komposisi lari gawang
Komposisi lari gawang

Sesuai dengan namanya, lari gawang membutuhkan gawang sebagai peralatan atau perlengkapan utamanya. Ukuran gawang atau palang yang dipakai sebagai berikut:

  1. Gawang yang perlukan berjumlah minimal 80 buah. Dalam setiap perlombaan lari gawang biasanya membutuhkan 10 buah palang atau gawang untuk masing – masing lintasan.
  2. Untuk lari gawang putri dengan jarak 100 meter, palang atau gawang yang digunakan memiliki tinggi sekitar 0,840 meter.
  3. Untuk lari gawang putra dengan jarak 110 meter, tinggi gawang atau palang berkisar 1,067 meter.
  4. Lari gawang untuk nomor 400 meter mempunyai tinggi gawang lebih rendah. Tinggi gawang untuk pelari putri yaitu 0,762 meter sedangkan putra tinggi gawang yang digunakan yaitu 0,914 meter.
  5. Palang atau gawang yang digunakan mempunyai lebar maksimal sekitar 1,20 meter.
  6. Pada bagian dasar gawang mempunyai panjang maksimal sekitar 0,70 meter.
  7. Gawang tidak boleh memiliki berat total melebihi 10 kg.
  8. Palang kayu yang digunakan mempunyai lebar 7 cm dan tebal 1 – 2 cm. Pada bagian tepi dibuat bulat agar tidak tajam.
  9. Warna cat yang pilih yaitu hitam dan putih. Lebar warna hitam sekitar 22,50 cm untuk bagian tengah palang, sedangkan warna putih berada di kedua tepi palang.

 

7. Sejarah Singkat Lari Gawang

Menurut sejarah, lari gawang pertama kali diperlombakan pada tahun 1830 di Inggris. Saat itu gawang yang digunakan terbuat dari kayu keras.

Seiring berjalannya waktu, lari gawang terus mengalami perkembangan tepatnya pada tahun 1864 di Oxford dan Cambridge menyelenggarakan lomba lari gawang dengan menggunakan 10 rintangan.

 

8. Manfaat / Tujuan Latihan Lari Gawang

manfaat lari gawang
manfaat lari gawang

Seperti yang kita ketahui jika lari akan memberikan manfaat bagi tubuh. Tidak hanya memberikan kesehatan bagi paru – paru dan jantung saja, tetapi juga dapat mengurangi stress.

Maka tidak heran jika lari gawang juga memberikan berbagai macam manfaat. Manfaat yang diperoleh dari latihan lari gawang yaitu meningkatkan daya tahan tubuh, meningkatkan kecepatan, melatih kekuatan tubuh, meningkatkan kelincahan serta kelenturan.

Saat ini sudah banyak jenis olah raga yang bisa dilakukan oleh siapapun. Namun perlu diingat pilihlah olah raga yang sesuai dengan kondisi tubuh. Jika perlu lakukan bersama dengan pelatih profesional dan lakukan pemanasan terlebih dahulu agar mengurangi resiko cidera saat berolah raga.

Semoga pembahasan Lari Gawang A-Z : Pengertian, Teknik, Peraturan, Sejarah dari hobikusport.com bermanfaat dan menambah pengetahuan.

 

Referensi:

https://sosmedpc.blogspot.com/2017/01/lari-gawang-pengertian-teknik-dasar.html
http://peraturanpermainan.blogspot.com/2015/12/nih-ukuran-palang-untuk-lari-gawang.html
http://wawansetiawan-olahraga.blogspot.com/2012/02/lari-gawang.html
http://www.penjasorkes.com/2019/08/pengertian-lari-gawang-teknik-peraturan.html

Elen

Seorang yang antusias dan hobi olahraga. Hobi pula menuangkan coretannya mengenai informasi olahraga yang disertai dengan riset di blog ini. Menekuni dunia menulis sejak 2010.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *