A Sampai Z Fakta Lomba Renang (Terlengkap)

Olahraga renang adalah salah satu olahraga yang digemari oleh masyarakat Indonesia. Renang sudah ada pada masa kerajaan Majapahit karena Kerajaan Majapahit memang terkenal dengan kemampuannya mengarungi samudera.

Induk olahraga renang di Indonesia adalah PRSI (Persatuan Renang seluruh Indonesia). Renang pertama kali dilombakan di PON (Pekan Olahraga Nasional) di Surakarta pada tahun 1948.

Pada perlombaan ini gaya yang dipertandingkan adalah gaya dada, gaya pinggung dan gaya bebas. Baru pada tahun 1957 gaya kupu-kupu diperlombakan.

Dalam olahraga renang, pasti terdapat beberapa elemen. Berikut adalah elemen dari lomba renang serta penjelasannya secara lebih mendetail.

 

1. Atlet Renang

 

a. Atlet Renang Indonesia/Nasional yang Berprestasi

I Gede Siman Sudartawa atlet renang indonesia yang berprestasi
I Gede Siman Sudartawa atlet renang indonesia yang berprestasi

Pada tahun 1989 Elfira Rosa Nasution mencatat prestasi yang sangat membanggakan, memecahkan 8 rekor tingkat nasional pada Pekan Olahraga Nasional (PON) yang diselenggarakan di Jakarta.

Wanita kelahiran 25 Oktober 1977 ini juga mendapatkan medali emas dari ajang SEA Games dan berbagai kejuaraan renang di tingkat Internasional.

Selain Elfira, ada juga atlet wanita muda yang memiliki prestasi tak kalah membanggakannya. Yessy V. Yosaputra memecahkan rekor dalam perlombaan Asian Games tahun 2011. Yessy mengalahkan rekor yang dipegang oleh Akio Thomson asal Filipina.

Yessy berhasil menyelesaikan nomor 200 meter gaya punggung putri dalam waktu 2 menit 15.73 detik sedangkan Akio 2 menit 16.76 detik. Rekor ini juga belum terpecahkan selama 18 tahun dan hal ini tentu saja membuat Yessy mendapatkan medali emas.

Ada juga Jessica P Laurens, atlet renang pria yang berhasil mendapatkan medali emas pada nomor 50 meter gaya kupu-kupu. Perenang terbaik pada kejurnas tahun 2007 dan dapat merebut sebanyak 8 medali emas.

Selain Jessica, ada juga I Gede Siman Sudartawa yang mampu memecahkan dua rekor pada Sea Games tahun 2011 lalu. Ia memecahkan rekor pada nomor gaya punggung dan nomor ganti beregu putra.

Selain memecahkan rekor, Sudartawa juga membawa emas dari nomor 100 meter gaya punggung, nomor 200 meter gaya punggung, 50 meter gaya punggung dan 4×100 meter estafet beregu putra sea games.

Felicia Tjandra adalah adalah atlet renang wanita nasional yang lahir di Surabaya pada tanggal 3 Maret 1992. Felicia menorehkan banyak prestasi di tingkat nasional, seperti 4 medali emas dan 2 medali perak di INVINAS 2003, 1 medali emas pada Pekan Olahraga Nasional (PON) pada tahun 2004 dan masih banyak prestasi lainnya.

Selanjutnya atlet yang juga banyak menorehkan prestasi di kancah olahraga renang tingkat nasional maupun internasional adalah Ahmad Rijali. Lahir di Kalimantan Selatan pada 1989 silam, Ahmad Rijali mampu mendapatkan medali perak pada Asean PARA Games tahun 2014 lalu di nomor 50 meter gaya punggung.

Selain itu, ia juga mendapatkan medali Perunggu di 100 meter gaya bebas. Ahmad Rijali juga meraih medali emas pada pekan Paralimpiade Nasional kelas S8 gaya punggung 100 meter.

 

b. Atlet Renang Dunia/Internasional yang Berprestasi

Michael Phelps atlet renang internasional yang berprestasi
Michael Phelps atlet renang internasional yang berprestasi

Michael Phelps adalah perenang berkebangsaan Amerika yang memiliki segudang prestasi. Salah satunya adalah Olimpiade London pada tahun 2012 di mana Phelps mendapatkan 4 medali emas dan 2 medali perak.

Pada Olimpiade 2016 di Rio de Janeiro Phelps mampu mendapatkan 5 medali emas dan 1 medali perak. Atlet renang wanita muda yang berasal dari Amerika, Katie Ledecky, juga tak kalah membanggakannya.

Pada usianya yang masih 20 tahun, ia mampu mendapat 14 gelar kejuaraan dunia dan 5 kali medapatkan medali emas Olimpiade. Hal ini membuat Katie Ledecky menjadi yang terbaik dalam sejarah olahraga renang wanita.

Ian Thrope, perenang asal Australia, memang sudah pensiun namun prestasinya tetap melekat di hati masyarakat. Ian thrope menyabet 5 medali emas pada olimpiade musim panas tahun 2000.

Thrope juga sukses memenangkan 6 medali emas pada sebuah ajang kejuaraan dunia.

 

2. Fasilitas dan Peralatan Renang

 

a. Kolam Renang dan Lintasan

Kolam Renang dan Lintasan
Kolam Renang dan Lintasan

Ukuran kolam renang dan lintasan yang digunakan pada setiap perlombaan harus sesuai standar yang ditetapkan. Ukuran standar nasional kolam renang adalah panjang kolam renang 50 m dan lebar kolam renang 25 m.

Untuk kedalaman kolam renang minimum 2 meter, lebar lintasan kolam renang adalah 2.5 meter, jumlah lintasan kolam renang adalah 8 dan suhu kolam renang berkisar antara 25 hingga 28 derajat celcius.

Sedangkan untuk ukuran standar internasional kolam renang adalah panjang kolam renang 50 meter, lebar kolam renang 25 meter, temperatur air pada kolam renang berkisar antara 25 hingga 28 derajat celcius, lebar lintasan kolam renang 2.5 meter dan jumlah lintasan kolam renang adalah 8 jalur.

 

b. Pengukur Waktu

Salah satu elemen penting dalam perlombaan renang adalah alat pengukur waktu otomatis. Dalam perlombaan renang kelas internasional alat pengukur waktu akan dipasang di dua dinding kolam.

Tebal papan pengukur waktu ini kurang lebih 1 cm. Papan ini akan mencatat waktu atlet pada saat pembalikan atau pada saat finish.

 

c. Balok Start

Balok Start
Balok Start

Balok start pada perlombaan renang juga harus sesuai standar. Untuk tinggi balok start sendiri berkisar antara 0.5 meter hingga 0.75 meter dari permukaan air.

Ukuran balok start adalah 0.5 m x 0.5 m dan di atasnya diberi bahan anti licin. Kemiringan balok start sendiri tidak boleh lebih dari 10 derajat.

 

d. Pakaian Renang

Bahan dari baju renang yang diperbolehkan hanya yang terbuat dari kain tekstil. Definisi tekstil adalah bahan terbuat dari alam atau sintesis dan perenang hanya boleh memakai satu baju renang.

 

3. Peraturan Perlombaan Renang

 

a. Peraturan Perlombaan Renang di Indonesia

ilustrasi lomba renang
ilustrasi lomba renang

Dalam peraturan renang ada dua macam, peraturan start dan peraturan berenang. Pada peraturan start perenang akan melakukan posisi start dengan sedikit membungkukkan badan dan sedikit menekuk lutut.

Posisi ini dilakukan pada nomor renang gaya kupu-kupu, gaya dada maupun dengan gaya bebas. Sedangkan untuk gaya punggung berbeda karena posisi start renang gaya punggung dilakukan dalam air.

Posisi perenang menghadap ke dinding kolam dengan kedua tangan perenang memegang pegangan besi yang terdapat pada balok start. Kedua kaki ditumpukan ke dinding kolam.

Lutut ditekuk dan diletakkan di antara kedua tangan yang bertumpu pada besi. Posisi ini juga dilakukan bagi perenang pertama nomor gaya ganti estafet.

Wasit dalam perlombaan renang akan memanggil para perenang dengan tiupan peluit panjang agar naik ke balok start. Perenang akan berada pada posisi start jika wasit telah memberi aba-aba.

Pada peraturan berenang, perenang dikatakan melanggar peraturan jika dia dengan sengaja mengganggu perenang yang lain, dengan cara memotong jalannya atau yang lainnya. Perenang juga harus berada di lintasan masing-masing sesuai undian atau sesuai dengan keputusan penyelenggara.

Ketika berbalik perenang harus melakukannya di dinding olam dan tidak boleh di dasar kolam. Jika perenang berdiri di dasar kolam tidak akan di diskualifikasi kecuali jika perenang berjalan di dalam kolam.

Perenang yang mengikuti pertandingan harus mampu menyelesaikan seluruh jarak renangnya agar dapat dinyatakan menang. Pada nomor estafet, perenang akan didiskualifikasi jika peserta belum menyentuh dinding namun peserta selanjutnya kakinya sudah terlepas dari dinding kolam.

 

b. Peraturan Perlombaan Renang Dunia

Pada perlombaan renang internasional, harus ada beberapa petugas perlombaan. Petugas tersebut adalah wasit berjumlah 1 orang, juri gaya 4 orang, pemberi isyarat start 2 orang.

Kemudian ada kepala pengawas pembalikan 2 orang, Pengawas pembalikan 1 orang, Kepala secretariat 1 orang, Petugas Sekretariat 1 orang, Pengatur lintasan 2 orang, Pengatur Tali Salah Start 1 orang dan penyiar 1 orang.

Wasit atau Referee memiliki tugas untuk melakukan pengawasan secara menyeluruh. Referee berhak turut campur dalam setiap pertandingan untuk memastikan bahwa aturan dari federasi renang internasional ditegakkan.

 

4. Induk Organisasi Renang

 

a. Induk Organisasi Renang Indonesia

PRSI Induk Organisasi Renang Indonesia
PRSI Induk Organisasi Renang Indonesia

PRSI (Persatuan Renang Seluruh Indonesia) adalah Induk organisasi renang di Indonesia. Ketua umum PRSI adalah Prof. dr. Poerwo Soedarmo dan PRSI berdiri pada tanggal 21 Maret 1951 tepatnya di Jakarta.

Pada masa penjajahan, di Indonesia sudah terdapat kolam renang yang baik. Namun kolam renang ini hanya dapat dinikmati oleh bangsawan dan penjajah saja.

Salah satu kolam renang yang terkenal pada masa tersebut adalah kolam renang Cihampelas Bandung yang dibangun pada tahun 1904.

Pada tahun 1917 berdirilah Bandungse Zwemond atau perserikatan berenang Bandung. Organisasi ini membawahi beberpa perkumpulan renang yang ada di sekolah sekolah.

Selain di Bandung, terbentuk juga perkumpulan berenang di Surabaya dan Jakarta. Pada tahun 1918 berdiri perserikatan renang Jawa Barat dan pada tahun 1927 berdirilah perserikatan berenang Jawa Timur.

 

b. Induk Organisasi Renang Dunia

FINA Induk Organisasi Renang Dunia
FINA Induk Organisasi Renang Dunia

FINA (Federation Internationale de Natation) adalah induk organisasi renang dunia. FINA berpusat di Swiss, tepatnya di Lausanne.

Tidak hanya renang, FINA juga adalah induk organisasi dari selam, polo air, renang indah dan renang perairan terbuka. Selain membuat peraturan pada ajang olahraga renang internasional, FINA juga memiliki tugas menambah fasilitas yang digunakan para perenang agar olahraga ini dapat maju dan terus berkembang.

Induk organisasi ini didirikan pada tahun 1908 di London, Inggris. FINA didirikan tepat saat berakhirnya Olimpiade London pada tahun 1908.

FINA mengadakan pertemuan reguler bagi para anggota FINA. Pertemuan ini dibagi menjadi dua, pertama membahas tentang induk organisasi FINA sendiri dan yang lainnya membahas teknis.
Gaya Renang Yang Diperlombakan / Nomor Perlombaan

Nomor perlombaan renang ini dibagi berdasarkan umur, jenis kelamin, jarak tempuh dan gaya renang. Gaya renang sendiri terdiri dari gaya bebas, gaya kupu-kupu, gaya punggung dan gaya dada.

Pada perlombaan renang olimpiade ada beberapa nomor yang diperlombakan. Pertama gaya bebas 50 m, 100 m, 200 m, 400 m, 800 m untuk putri dan 1500 untuk putra.

Selanjutnya ada gaya kupu-kupu 100 m dan 200 m, gaya punggung yang juga 100 m dan 200 m gaya dada 100 m dan 200 m lalu gaya ganti perorangan 200 m dan 400 m, gaya ganti estafer 4 x 100 m, gaya bebas estafet 4×100 m dan 4 x 200 m serta yang terakhir adalah Marathon 10 km.

 

5. Tingkatan Lomba Renang

 

a. TK

ilustrasi lomba renang tk
ilustrasi lomba renang tk

Kejuaraan tingkat TK ini dilakukan biasanya oleh PRSI di daerah dan tujuannya adalah menjaring perenang-perenang terbaik. Jika di tingkat ini biasanya nomor yang dierlombakan adalah kategori pelampung putra dan putri.

 

b. SD

Di tingkat SD ini gaya yang diperlombakan mulai beragam, bisa gaya bebas, gaya kupu-kupu dan gaya dada putra dan putri. Selain menjaring atlet berprestasi, lomba tingkat SD ini juga menanamkan rasa sportivitas dan saling menghormati sesama atlet sejak dini.

 

c. SMP

ilustrasi lomba renang smp
ilustrasi lomba renang smp

Pada tingkat ini biasanya lomba dilakukan untuk menjaring atlet berprestasi yang akan diperlombakan di tingkat provinsi atau Pekan Olahraga Provinsi. Dalam tingkat ini biasanya juga diadakan pengelompokan umur.

Perlombaan pada tingkat SMP ini tidak hanya masalah menang dan mendapat medali, tetapi juga menjaring atlet yang memiliki kedisplinan tinggi dan mau bekerja keras.

 

d. SMA

Sama dengan tingkat SMP, perlombaan tingkat ini juga bertujuan untuk menjaring atlet berprestasi yang nantinya akan diperlombakan di O2SN (Olimpiade Olahraga Siswa Nasional) atau di Pekan Olahraga Provinsi.

 

e. Mahasiswa

ilustrasi lomba renang mahasiswa
ilustrasi lomba renang mahasiswa

Lomba renang tingkat mahasiswa ini biasanya diadakan oleh Unit Kegiatan Mahasiswa di sebuah universitas. Perlombaan ini bisa dilakukan tahunan atau 2 tahun sekali.

Unit Kegiatan Mahasiswa akan mengundang seluruh atlet renang dari berbagai Universitas yang ada di Indonesia untuk mengikuti kejuaraan renang tersebut.

 

f. Nasional

Lomba renang tingkat nasional ini dilakukan pada beberapa acara seperti Pekan Olahraga Nasional (PON) atau Indonesia Open. Pada penyelenggaraan PON pada tahun 2016 lalu terdapat 40 nomor pertandingan, 20 untuk nomor putra dan 20 untuk nomor putri.

Panjang lintasan kolam renang sama dengan panjang lintasan yang digunakan tingkat internasional, seperti olimpiade, yaitu 50 meter. Pada PON tahun 2016 yang diselenggarakan di Jawa Barat lalu mempertandingkan gaya bebas 50 m, 100 m, 200 m, 400 m, 800 m, dan 1500 m.

Gaya punggung 50 m, 100 m dan 200 m. Gaya dada 50 m, 100 m, dan 200 m. Gaya Kupu-kupu 50 m, 100 m dan 200 m. Gaya ganti 200 m dan 400 m serta yang terakhir adalah estafet 4 x 100 gaya bebas, 4 x 200 gaya bebas dan 4 x 100 gaya ganti.

Selain PON ada juga Indonesia Open Aquatic Championship yang dimanfaatkan sebagai seleksi awal perenang masuk ke pelatnas.

 

g. Internasional/Dunia

ilustrasi lomba renang internasional
ilustrasi lomba renang internasional

Jika membicarakan kejuaraan tingkat dunia, maka pasti tidak pernah terlepas dari yang namanya olimpiade. Pada Olimpiade Rio tahun 2016 lalu formatnya hamper sama dengan London 2012.
Terdapat 34 nomor ( masing-masing 17 nomor untuk pria dan wanita). Termasuk juga nomor marathon 10 km.

Pada Olimpiade Rio lalu, cabang olahraga renang ini diikuti oleh 950 peserta dari 174 negara. Nomor yang diperlombakan adalah gaya bebas 50 m, 100 m, 200 m, 400 m, 800 m putrid dan 1500 m putra.

Gaya punggung 100 m dan 200 m, gaya dada 100 m dan 200 m, gaya kupu-kupu yang sama juga 100 m dan 200 m dab individual Medley 200 m dan 400 m. Sedangkan gaya ganti 4 x 100 gaya bebas, 4 x 200 gaya bebas dan 4 x 100 gaya ganti dan yang terakhir adalah marathon 10 km.

Penjadwalan dalam perlombaan renang di Olimpiade ini adalah babak pre eliminasi di siang hari dan dilanjutkan dengan semi final dan final di sore hari.

Demikian pembahasan segala hal yang berhubungan dengan lomba renang menurut hobikusport.com semoga bermanfaat.

 

Referensi :

http://disdik.jabarprov.go.id/news/448/o2sn-cabor-renang-smk-raih-medali-perak

https://sport.tempo.co/read/1151399/kejuaraan-renang-indonesia-open-2018-dimulai-hari-ini

https://sport.detik.com/sport-lain/d-4333191/ini-catatan-prsi-usai-renang-di-indonesia-open-rampung

http://www.tribunnews.com/sport/2019/03/27/indonesia-gelar-kejuaraan-renang-master-internasional-di-stadion-akuatik

https://en.wikipedia.org/wiki/Swimming_at_the_2016_Summer_Olympics

Elen

Seorang yang antusias dan hobi olahraga. Hobi pula menuangkan coretannya mengenai informasi olahraga yang disertai dengan riset di blog ini. Menekuni dunia menulis sejak 2010.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *