30 Manfaat Olahraga Bagi Tubuh Yang Menakjubkan (Terlengkap)

Olahraga memiliki peranan penting dalam kehidupan karena dapat menunjang kesehatan baik untuk masa kini maupun masa mendatang. Olahraga memiliki manfaat yang luar biasa bagi tubuh, baik dari segi jasmani maupun rohani.

Oleh sebab itu banyak orang yang tidak rutin berolahraga akan rentan terkena penyakit, mulai dari flu hingga penyakit berat lain. Hal ini juga dipengaruhi oleh rendahnya sistem kekebalan tubuh yang tidak didapat dari rutin olahraga.

Berikut ini adalah beberapa manfaat olahraga yang perlu diketahui agar semakin kita mengetahui dan merasakan manfaatnya, akan semakin tergerak pula untuk berolahraga.

 

Daftar Isi

1. Mengecilkan Perut Buncit Dengan Olahraga Kardio, Plank dll

Olahraga Kardio Dapat Mengecilkan Perut Buncit
Olahraga Kardio Dapat Mengecilkan Perut Buncit

 

Area perut yang sering menjadi sarang tumpukan lemak dapat diratakan dengan beberapa olahraga, antara lain plank, kardio, berenang, jogging, senam aerobik maupun gerakan pembentuk otot perut yang lain. Untuk kardio dan plank lakukan secara santai namun rutin di rumah dengan masing-masing 3 set dengan tiap tahapnya selama 30 detik.

Sedangkan untuk jogging dapat dilakukan selama 30 menit untuk membakar kalori dari 500 hingga 900 kalori. Untuk senam aerobik akan lebih baik dimulai dari gerakan pemanasan, kemudian dilanjutkan dengan gerakan inti dan terakhir pendinginan agar pembakaran kalori lebih efektif.

Olahraga mengecilkan perut buncit atau gerakan pembentuk otot tubuh yang dapat dicoba untuk meratakan perut antara lain adalah sit up, back up, sikap lilin, gerakan bersepeda, belly dance, dan ball crunch.

 

2. Mengecilkan Paha Dengan Olahraga Bersepeda, Sepeda Statis, dll

Selain perut, terkadang paha juga bermasalah dengan lemak. Melakukan olahraga yang berhubungan dengan gerakan otot paha dan kaki dapat membantu membakar lemak di bagian paha.

Beberapa olahraga tersebut antara lain olahraga sepeda, sepeda statis, naik turun tangga, squat, lompat tali, lunges, fire hydrant dan leg lift. Naik turun tangga adalah gerakan yang mudah dan olahraga yang murah, dapat dilakukan di rumah atau di kantor ketika sedang istirahat.

Sementara untuk squat, dapat dilakukan 10 kali dengan durasi selama 15 hingga 30 detik untuk gerakan menahan posisi. Lompat tali sebagai salah satu gerakan yang efektif membentuk paha, kaki dan dapat menambah tinggi badan dapat dilakukan selama 20 hingga 30 menit setiap harinya.

 

3. Mengecilkan Lengan Dengan Push Up, dll

Push Up Dapat Mengecilkan Lengan
Push Up Dapat Mengecilkan Lengan

Olahraga yang dapat mengecilkan lengan adalah beberapa jenis olahraga push up, di antaranya push up sempurna, push up lutut, push up dinding dan counter push up. Sedangkan gerakan lain di antaranya angkat barbel, berenang, bench dips, weighted punch, pull up dan lompat tali.

Ada beberapa gerakan sederhana yang juga efektif untuk mengecilkan lengan, salah satunya adalah gerakan memutar tangan. Gerakan ini dimulai dengan merentangkan kedua tangan lalu diputar bersama-sama hingga 50 kali.

Gerakan sederhana yang lain adalah gerakan menggunting. Caranya dengan merentangkan kaki dan tangan, kemudian silangkan tangan dan kaki secara bersama-sama.

 

4. Menurunkan Berat Badan / Menguruskan Badan / Membakar Lemak Dengan Olahraga Lari, dll

Jika olahraga dapat menurunkan berat badan, maka secara otomatis seseorang juga akan terhindar dari obesitas bila olahraga dilakukan secara teratur. Hal ini dikarenakan olahraga dapat membakar lemak dan kolesterol di beberapa bagian tubuh.

Beberapa olahraga yang dapat menurunkan berat badan dan secara otomatis membakar lemak tubuh adalah jogging atau lari, lompat tali, bersepeda, kick boxing, berenang, aerobik dan yoga. Olahraga tersebut harus dilakukan secara rutin selama 20 menit per harinya.

Untuk pilihan olahraga lain dengan itensitas yang lebih tinggi, Anda dapat melakukan burpee, squat, lunge atau push up. Lakukan masing-masing 20 detik dengan jeda istirahat selama 10 detik. Lakukan rangkaian olahraga tersebut selama 20 menit.

 

5. Meninggikan Badan Dengan Olahraga Renang, dll

Olahraga Renang Dapat Meninggikan Badan
Olahraga Renang Dapat Meninggikan Badan

Pertumbuhan tulang dan gigi dapat lebih terbantu dengan berolahraga, terutama olahraga renang. Olahraga ini akan sangat efektif dilakukan oleh anak-anak yang masih dalam maa pertumbuhan, terlebih jika ditunjang dengan makanan yang kaya akan kalsium.

Tulang, terlebih tulang punggung, memiliki peranan juga dalam pembentukan postur tubuh seseorang. Biasanya postur tubuh yang buruk seperti bungkuk atau miring terjadi karena kebiasaan posisi tidur maupun duduk yang salah.

Oleh sebab itu dengan olahraga, kesalahan postur tubuh dapat diperbaiki. Paling mudah adalah dengan berjalan kaki atau jogging, berolahraga di gym dengan trainer pilihan pun dapat menjadi solusi memperbaiki postur tubuh dan tulang.

 

6. Meningkatkan Daya Tahan Tubuh Apabila Dilakukan Secara Teratur Hampir Setiap Hari

Sistem imun atau daya tahan tubuh sesorang dapat ditingkatkan dengna berolahraga secara rutin. Olahraga dapat meningkatkan sel anti-bodi sehingga tubuh tidak mudah terserang berbagai macam penyakit.

Terlebih ketika seseorang terkenal flu atau serangan penyakit pada tahap pertama, maka sistem anti-bodi tersebut berfungsi sebagai pertahanan tubuh pertama yang dapat menyembuhkan penyakit tanpa menggunakan obat.

 

7. Meningkatkan Stamina Dengan Olahraga Skipping Lompat Tali, dll

Olahraga Skipping Lompat Tali Dapat Meningkatkan Stamina
Olahraga Skipping Lompat Tali Dapat Meningkatkan Stamina

Olahraga gerakan kaki seperti jalan kaki, jogging dan lari adalah beberapa pilihan untuk meningkatkan staimina. Anda dapat melakukan lari atau jalan kaki setiap hari selama 15 hingga 30 menit atau jogging sejauh 2-4 km sesuai kemampuan fisik.

Selain itu olahraga circuit training atau rangkaian beberapa jenis latihan fisik secara bergantian juga efektif untuk meningkatkan stamin. Misalnya 20 detik lompat tali, 8 kali shuffle run, 10 kali push up, 10 kali sit up, 15 kali buck up dan 10 kali lunges.

Olahraga lain yang juga disarankan untuk meningkatkan stamina adalah bersepeda, berenang dan angkat beban.

 

8. Menunjang Diet Dengan Olahraga Yoga, dll

Selain mengurangi makanan, diet akan lebih sehat dan efektif bila ditunjang dengan berolahraga. Di antaranya adalah yoga, tai chi, berjalan, berenang, senam kegel dan latihan kekuatan.

Olahraga dari jenis latihan kekuatan yang bisa dilakukan adalah angkat beban. Angkat beban dapat membuat otot menjadi tetap kuat dan berguna untuk pembakaran kalori tubuh.

Namun jika Anda malas berolahraga atau beranjak dari tempat tidur, Anda dapat melakukan yoga seketika setelah bangun tidur.

Beberapa gerakan yoga yang berguna untuk diet sehat antara lain adalah eye of the needle pose, wind removing pose, legs up the wall pose, reclined spinal twist pose, plow pose, fish pose, child pose, pigeon pose, corpse pose dan reclining bound angle pose.

 

9. Menguatkan Tulang & Sendi Dengan Olahraga Badminton, dll

Olahraga Badminton Dapat Menguatkan Tulang & Sendi
Olahraga Badminton Dapat Menguatkan Tulang & Sendi

Olahraga jogging juga bermanfaat untuk membuat tulang menjadi semakin padat dan kuat. Dengan tulang yang padat maka seseorang akan terhindar dari berbagai macam penyakit tulang, termasuk di dalamnya osteoporosis.

Untuk penderita radang sendi ataupun yang tidak ingin terkena radang sendi, olahraga dapat menjadi solusi untuk meringankan radang sendi yang sedang diderita.

 

10. Menambah Berat Badan Dengan Olahraga Angkat Beban, dll

Olahraga ternyata tidak melulu bermanfaat untuk diet atau menurunkan berat badan, tapi ternyata ada juga yang berguna untuk menaikkan berat badan. Namun, berat badan di sini artinya lebih ke pembentukan massa otot.

Beberapa olahraga tersebut antara lain adalah angkat beban, latihan anaerobik, jogging, push up, pull up, sit up, berenang, senam, lari pagi, bersepeda dan olahraga interval.

Latihan anaerobic adalah kebalikan dari latihan aerobik karena anaerobik tidak melibatkan oksigen di dalam aktivitasnya. Latihan anaerobik dilakukan dalam durasi pendek namun dengan intensitas yang lebih tinggi.

Sedangkan untuk olahraga interval adalah gerakan yang meliputi serangkaian latihan fisik dan dilakukan secara berulang dengan jeda istirahat. Sebgai contoh adalah gerakan kardio selama 3 menit, jeda beberapa detik, kemudian dilanjutkan dengan strength training selama 3 menit dan dilanjutkan dengan gerakan lain.

 

11. Menunjang Promil Dengan Yoga, Pilates, dll

Yoga Dapat Menunjang Promil
Yoga Dapat Menunjang Promil

Untuk pasangan yang sedang menunggu kedatangan anak, ada beberapa olahraga yang dapat dilakukan untuk kesuburan, kebugaran dan peluang kehamilan yang lebih tinggi. pilihan pertama adalah melakukan jogging ringan palign tidak 5 kali dalam seminggu dengan durasi 30 hingga 60 menit.

Sedangkan pilihan yang lain adalah olahraga yoga, zumba, aerobik, bersepeda, berenang dan juga menari. Untuk zumba maupun aerobik dapat dilakukan 2 atau 3 kali dalam seminggu.

Selain itu ada juga beberapa olahraga yang perlu dihindari ketika sedang melakukan program hamil. Beberapa di antaranya adalah bikram yoga atau yang sering disebut dengan hot yoga, core strength maupun core pilates setelah masa ovulasi, olahraga yang lama yaitu 7 kali seminggu selama 1 jam dan olahraga dengan intensitas yang tinggi seperti lari, balet maupun gimnastik.

Untuk yang sedang program hamil ada baiknya untuk tidak melakukan olahraga selama lebih dari 1 jam lamanya.

 

12. Menjaga Kesehatan Jantung & Paru-Paru Dengan Jalan Cepat, dll

Jalan cepat dapat membantu kinerja jantung dan paru-paru agar menjadi lebih baik. Jantung akan lebih ringan bekerja dalam mengalirkan atau memompa darah ke seluruh bagian tubuh.

Saat sedang berolahraga, maka otomatis seseorang juga melatih kerja sistem pernapasan yang melibatkan paru-paru sebagai organ utama. Sehingga semakin rutin melakukan olahraga seperti jalan cepat, jogging hingga berenang maka seseorang akan semakin baik pernapasannnya dan paru-paru menjadi semakin sehat.

Terlebih untuk penderita asma, berenang adalah obat yang ampuh untuk menyembuhkan penyakit tersebut. Sistem pernapasan yang sehat dan kinerja jantung yang baik akan membuat aliran oksigen dalam pembuluh darah akan dapat berjalan dengan lancar dan kesehatan tubuh pun meningkat.

 

13. Mengecilkan Betis Dengan Squad, dll

Squad Dapat Mengecilkan Betis
Squad Dapat Mengecilkan Betis

Betis yang besar kadang membuat minder, terutama untuk orang yang sangat peduli terhadap penampilan. Beberapa olahraga yang dapat mengecilkan betis yang besar antara lain adalah lari jarak jauh, squat, wall push up,

Untuk olahraga squat dapat dilakukan 10 sampai 15 kali dalam satu waktu latihan dan tahan posisi squat selama 2 hingga 3 detik. Sedangkan untuk wall push up dapat dilakuan dengan posisi kaki depan bejarak 30 cm dari tembok dan posisi kaki belakang yang sejauh mungkin dari kaki depan.

Tahan posisi wall push up sekitar 15 hingga 30 detik lamanya dan rasakan tarikan otot kaki di bagian belakang lutut.

 

14. Menjaga Kecantikan Dengan Senam, dll

Olahraga bermanfaat untuk menjaga kecantikan karena dapat meningkatkan produksi kolagen dan mencegah penuaan dini. Selain itu olahraga dapat membuat tubuh dan otak menjadi lebih rileks sehingga dapat mencegah timbulnya jerawat.

Selain itu olahraga yang bermanfaat untuk melancarkan sirkulasi oksigen dalam darah akan berdampak langsung untuk membuat kulit menjadi lebih cerah. Keringat yang muncul saat berolahraga dapat membuat kulit menjadi lebih bersih.

Hampir seluruh olahraga dapat bertujuan untunk menjaga kecantikan. Terutama untuk senam, aerobik, yoga dan lain sebagainya.

 

15. Menurunkan Kolesterol Dengan Taichi, Aerobik, dll

Taichi Dapat Menurunkan Kolesterol
Taichi Dapat Menurunkan Kolesterol

Kolesterol yang tinggi dapat menimbulkan efek domino pada gangguan kesehatan lain seperti sakit jantung, gagal ginjal dan gangguan organ lainnya. Untuk itu olahraga dan diet dapat menjadi solusi untuk menurunkan kolesterol.

Olahraga yang dapat menurunkan kadar kolesterol antara lain adalah taichi, aerobik, jogging, lari, bersepeda, berenang dan yoga. Jika melakukan yoga secara rutin maka LDL kolesterol dapat turun dari 14% hingga 35% dan kolesterol baik atau HDL juga akan dapat meningkat dengan melakukan yoga.

Untuk olahraga seperti lari, bersepeda dan renang dapat dilakukan selama 30 menit untuk lima hari dalam seminggu. Sedangkan taichi yang memiliki gelakan halus dan lambat dapat menurunkan LDL sampai 15% dan meningkatkan HDL hingga 7%.

 

16. Mengecilkan Pipi Dengan Jogging, Push-Up, dll

Tidak hanya menurunkan berat badan, ternyata ada juga olahraga yang dapat mengatasi pipi tembem agar dapat menjadi lebih tirus. Olahraga yang disarankan untuk mengatasi masalah ini adalah senam wajah, senam mulut, latihan kardio dan facial yoga.

Senam wajah dapat mengencangkon otot wajah dan membuat rahang terangkat ke atas serta dapat membakar lemak pipi. Caranya pun mudah yaitu hanya melakukan gerakan mulut huruf O dan X secara bergantian.

 

17. Mengecilkan Pinggul & Pinggang Dengan Squad, Lari, dll

Lari Dapat Mengecilkan Pinggul & Pinggang
Lari Dapat Mengecilkan Pinggul & Pinggang

Olahraga yang dapat mengecilkan pinggul dan pinggang antara lain adalah squad, lari, angkat kaki, lunges dan pose seimbang. Untuk melakukan pose seimbang dibutuhkan dumbbell untk beban di tangan.

Caranya adalah dengan berdiri sejajar lalu tarik satu kaki ke belakang dan posisikan punggung atau tubuh lurus sejajar lantai. Rentangkan tangan yang memegang dumbbell ke samping dan tahan posisi ini selama 5 detik.

Ulangi gerakan tersebut sebanyak 6 kali dengan posisi yang bergantian. Lakukan setiap hari secara rutin selama 30 menit.

 

18. Menjaga Kesehatan Saat Lanjut Usia (Lansia) Dengan Jalan Kaki, Jogging, dll

Untuk lansia olahraga yang baik adalah olahraga yang sesuai dengan kekuatan tubuh masing-masin. Menurut WHO, anjuran olahraga untuk lansia adalah:

  • Olahraga intensitas sedang 150 menit seminggu.
  • Olahraga intensitas berat 75 menit seminggu.
  • Olahraga keseimbangan 3 kali seminggu.
  • Olahraga kekuatan otot 2 kali seminggu.

Untuk olahraga kardio yang diusulkan adalah jogging, jalan kaki, aerobik, bersepeda, berenang, menari dan tenis. Sedangkan untuk olahraga kekuatan adalah angkat dumbbell, push up dan pull up.

Di sisi lain, olahraga keseimbangan yang disarankan adalah yoga, pilates, berjalan dengan tumit, berjalan dengan jinjit dan latihan bangkit serta berdiri dari duduk.

 

19. Meningkatkan Metabolisme Tubuh Dengan Berlari, dll

Berlari Dapat Meningkatkan Metabolisme Tubuh
Berlari Dapat Meningkatkan Metabolisme Tubuh

Termasuk sistem pencernaan tubuh yang menjadi semakin lancara karena beberapa olahraga juga banyak melibatkan otot perut yang berhubungan langsung dengan kinerja sistem pencernaan tubuh. Sehingga dengan berolahraga maka pencernaan akan menjadi lebih sehat dan lancar.

Beberapa olahraga yang dapat meningkatkan metabolism adalah berjalan, berlari, bersepeda, menari, berenang dan latihan kekuatan di gym.

 

20. Tidur Lebih Berkualitas dengan Jogging, dll

Banyak faktor sesorang tidak bisa tidur dengan nyenyak atau insomnia, salah satunya adalah stress. Padahal tidur yang buruk dapat menyebabkan serentetan gangguan kesehatan seperti misalnya jantung ataupun darah tinggi.

Dengan melakukan olahraga ringan ataupun berat secara teratur, maka dapat membantu tubuh Anda memiliki keseimbangan hormon. Hormon yang seimbang tersebut akan membuat seseorang lebih cepat tidur dan tidur yang didapat pun tidur nyenyak.

 

21. Menjauhkan Stress dengan Jalan Kaki, dll

Jalan Kaki Dapat Menjauhkan Stress
Jalan Kaki Dapat Menjauhkan Stress

Salah satu olahraga yang paling mudah dan murah dilakukan adalah jalan kaki. Jalan kaki di pagi hari ternyata memiliki manfaat untuk membuat suasana hati seseorang menjadi lebih bahagia.

Hampir 70% ke atas orang mengalami stress karena gangguan sakit kepala, nyeri otot, gangguan pencernaan, berat badan meningkat, insomnia hingga kesulitan konsentrasi. Beberapa penyebab tersebut dapat diatasi dengan berolahraga yang dapat meningkatkan hormone endorphin untuk melawan stress.

Olahraga yang disarankan untuk menurunkan stress antara lain jalan santai atau jalan cepat, yoga, tai chi, menari dan tenis.

 

22. Tekanan Darah Menjadi Lebih Normal Dengan Jogging, dll

Melakukan olahraga dapat menurunkan tekanan darah sistolik dari 4 hingga 9 mm merkuri yang sama halnya seperti mengonsumsi obat hipertensi. Jangka waktu yang dibutuhkan untuk membuat tekanan darah kembali normal adalah satu hingga tiga bulan dengan olahraga secara teratur.

Olahraga yang direkomendasikan untuk membuat tekanan darah kembali normal antara lain adalah jalan kaki, jogging, naik turun tangga, berenang, bersepeda dan juga menari. Jangka waktu yang dibutuhkan adalah 150 menit dalam seminggu atau setidaknya 30 menit dalam sehari.

Namun jika memilih olahraga berat seperti lari, maka durasi yang dibutuhkan paling tidak 75 menit dalam seminggu. Selain olahraga tersebut, terlalu lama duduk juga dapat menyebabkan datangnya penyakit serius.

 

23. Pencegahan Terhadap Diabetes Dengan Jalan Cepat, dll

Jalan Cepat Dapat Menjadi Pencegahan Terhadap Diabetes
Jalan Cepat Dapat Menjadi Pencegahan Terhadap Diabetes

Dengan berolahraga maka kualitas produksi hormon insulin akan menjadi lebih baik dengan meningkatkan sensitivitas insulin dan menjaga gula darah agar tetap terkendali. Jika hormon insulin baik maka tubuh seseorang akan terhindar dari penyakit diabetes.

Olahraga yang disarankan untuk pencegahan terhadap diabetes adalah olahraga yang berputar dengan latihan keseimbangan. Durasi yang dibutuhkan paling tidak 150 menit dalam seminggu untuk rentang usia produktif atau 18 hingga 64 tahun.

Jenis olahraga pencegah diabetes antara lain jalan cepat, tai chi, bersepeda, berenang, yoga, dan latihan angkat beban.

Ada baiknya sebelum olahraga agar melakukan pengecekan gula darah untuk sebelum dan sesudah olahraga. Jangan lupa untuk melakukan pemanasan dan pendinginan selama 5 menit sebelum dan sesudah olahraga.

 

24. MeningkatkanVitalitas Dengan Plank, dll

Beberapa cara untuk meningkatkan vitalitas adalah melakukan olahraga yang dapat meningkatkan stamina, energy, volume otot, membakar lemak dan meningkatkan percaya diri. Dengan begitu badan akan selalu prima dan terhindar dari stress.

Beberapa olahraga yang dianjurkan untuk meningkatkan vitalitas antara lain adalah plank, senam kegel, squad, push up, melakuan gerakan kuda-kuda, gerakan kupu-kupu, gerakan putar pinggang dan berbaring dengan mengangkat kaki.

 

25. Otot Tubuh Menjadi Lebih Fleksibel Dengan Pull Up, dll

Pull Up Dapat Membuat Otot Tubuh Menjadi Lebih Fleksibel
Pull Up Dapat Membuat Otot Tubuh Menjadi Lebih Fleksibel

Olahraga dapat membuat tubuh menjadi lebih aktif bergerak sehingga otot-otot di dalam tubuh juga tidak menjadi kaku. Otot yang lentur ini memiliki beberapa manfaat seperti misalnya menghindarkan tubuh dari masalah kram, nyeri otot, cedera atau gangguan otot yang lain.

Salah satu otot yang juga menjadi lentur adalah otot pembuluh darah karena jika otot ini lebih lentur maka aliran darah yang mengalir di dalam tubuh dapat lebih lancar. Olahraga yang dianjurkan antara lain pull up, push up dan angkat beban.

 

26. Menjaga Keseimbangan Hormon Dengan Yoga, dll

Ketidakseimbangan hormon tidak dapat disepelekan keberadaannya, terlebih untuk seorang wanita. Keseimbangan hormon dapat menyebabkan pendarahan pada wanita di sela masa menstruasinya.

Oleh sebab itu keseimbangan hormon dapat diatasi dengan berolahraga karena olahraga dapat memperkuat sistem endokrin yang berfungsi untuk mengatur hormon di dalam tubuh seseorang. Hanya saja juga jangan dilakukan berlebihan karena malah dapat mengganggu keseimbangan hormon itu sendiri.

Olahraga yang dianjurkan untuk menjaga keseimbangan hormon antara lain jalan santai, yoga dan jogging.

 

27. Membantu Perkembangan Sel Tubuh dengan Flying Fox, dll

Flying Fox dapat Membantu Perkembangan Sel Tubuh
Flying Fox dapat Membantu Perkembangan Sel Tubuh

Sistem regenerasi sel di dalam tubuh akan berjalan lancar jika seseorang rutin melakukan olahraga. Sistem perkembangan sel ini dapat terhambat karena berbagai macam faktor, misalnya saja makanan dan efek negatif radikal bebas, sehingga berolahraga dapat mejadi solusi dari terhambatnya sistem regenerasi.

Sedangkan untuk anak, olahraga permainan seperti petak umpet atau lompat tali juga dapat merangsang perkembangan sel motorik mereka. Kegiatan permainan lain seperti permainan melewati rintangan, flying fox dan panjat tali pun juga direkomendasikan.

 

28. Meningkatkan Kinerja Otak

Dengan berolahraga maka aliran darah yang menuju otak akan berjalan dengan lancar. Hal ini akan sangat bermanfaat untuk meningkatkan daya ingat otak dan juga konsentrasi yang meningkat.

Terlebih untuk orang lanjut usia yang dulu atau sekarang rutin berolahraga, maka akan terhindar dari pikun karena otaknya juga terawat dengan baik melalui olahraga. Seseorang yang pikun ataupun kurang konsentrasi itu disebabkan karena kekurangan darah di dalam tubuh maupun otak.

Sehingga olahraga, dapat melancarkan kinerja jantung dalam mengalirkan darah ke seluruh tubuh termasuk menuju otak. Sistem yang berkesinambungan ini menyebabkan olahraga juga secara tidak langsung bermanfaat untuk meningkatkan kerja otak dalam mengingat dan konsentrasi.

 

29. Meningkatkan Kepercayaan Diri dan Membuat Awet Muda Dengan Basket, dll

Basket Dapat Meningkatkan Kepercayaan Diri dan Membuat Awet Muda
Basket Dapat Meningkatkan Kepercayaan Diri dan Membuat Awet Muda

Percaya atau tidak ternyata olahraga juga dapat membentuk mental seseorang agar menjadi lebih percaya diri. Dari sisi psikologi olahraga juga menghindarkan stress, sedangkan dari segi jasmani membuat badan lebih bagus dan inilah yang juga menjadi faktor kepercayaan diri makin meningkat.

Selain mental yang lebih positif, berolah raga juga dapat membuat awet muda jika kita rutin melakukannya. Contoh nyata dapat dilihat dari Sandiaga Uno yang hobi lari ataupun basket, penampilan beliau pun terlihat lebih muda dari usianya.

Olahraga dapat membuat otot wajah menjadi lebih lentur dan tidak kaku sehingga keriput wajah dapat dihindari. Selain itu orang yang berolahraga juga akan mengeluarkan keringat dan melancarkan aliran darah sehingga regenerasi sel dalam tubuh menjadi lebih baik.

 

30. Terhindar Dari Kanker

Banyak di antaranya penyakit kanker yang dapat dihindari dengan gaya hidup yang baik, salah satunya olahraga. Sebagai contoh resiko kanker usus besar yang dapat disebabkan karena tidak lancarnya sistem pencernaan, terutama pada bagian usus besar.

Seperti yang telah disebutkan sebelumnya bahwa olahraga berefek langsung untuk meningkatkan sistem metabolisme dan pencernaan. Dengan begitu, resiko kanker usus besar dapat dihindari dengan berolahraga yang menyehatkan sistem pencernaan.

Itulah tadi pembahasan hobikusport.com mengenai 30 Manfaat Olahraga Bagi Tubuh Yang Menakjubkan (Terlengkap) dengan berbagai macam variasinya. Untuk berolahraga memang membutuhkan tekad yang kuat agar menjadi lebih disiplin dalam mengerjakannya.

Akan lebih baik untuk memulai saat ini daripada menyesal di kemudian hari bukan? Selamat mencoba dan salam olahraga!

 

Referensi :

https://www.mayoclinic.org/healthy-lifestyle/fitness/in-depth/exercise/art-20048389

https://www.alodokter.com/beragam-manfaat-olahraga

https://www.sleeplikethedead.com/exer-100benefits.html

https://manfaat.co.id/manfaat-olahraga

https://www.healthline.com/nutrition/10-benefits-of-exercise

Elen

Seorang yang antusias dan hobi olahraga. Hobi pula menuangkan coretannya mengenai informasi olahraga yang disertai dengan riset di blog ini. Menekuni dunia menulis sejak 2010.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *