20 Perlengkapan Lari Yang Bikin Betah Lari (Tak Harus Ada Semua)

Olahraga lari menjadi solusi bagi masyarakat sebagai pilihan olahraga karena memiliki segudang manfaat dengan tidak sulitnya penerapan olahraga lari pada kegiatan sehari-hari bahkan untuk orang awam sekalipun.

Olahraga lari dapat memberikan kelancaran oksigen keseluruh tubuh, peregangan otot-otot yang kaku bahkan dapat merelaksasikan pikiran.

Bagi yang ingin menekuni olahraga lari dengan serius dan berencana rutin untuk olahraga lari, sudah saatnya untuk mempersiapkan beberapa perlengkapan yang mendukung untuk berlari.

Berbagai aspek diperlukan bagi yang serius menekuni olahraga lari ini seperti pakaian khusus lari, sepatu, timer, aplikasi lari untuk mendukung keefektifan lari serta asupan vitamin agar tubuh yang lelah bisa kembali pulih.

Kemudian perlengkapan-perlengkapan ini dibutuhkan untuk mendapatkan kenyamanan saat olahraga lari agar dapat mendukung aktivitas lari untuk mendapatkan hasil yang maksimal.

 

1. Sepatu Lari (Direkomendasikan Punya Atau Pakai)

contoh sepatu lari
contoh sepatu lari

Sering kali kita tidak memikirkan sepatu apa yang akan kita pakai untuk berolahraga, termasuk saat ingin olahraga lari. Perlu diketahui, ternyata memilih sepatu yang tepat untuk olahraga lari adalah penting untuk menghindari diri dari resiko cedera. Apabila kita mengenakan sepatu yang terlalu sempit misalnya, dapat menimbulkan lepuhan dan memar di bagian kuku kaki.

Berikut kriteria sepatu lari yang tepat:

  • Carilah sepatu lari yang bersifat fleksibel sehingga bagian telapak kaki mudah ditekuk saat melangkah. Cobalah tips-tips berikut ini saat ingin membeli sepatu lari yang nyaman di kaki:
  • Coba sepatu di saat setelah berlari karena saat itulah kaki berada pada ukuran terbesar.
  • Kenali medan berlari seperti apa yang biasanya dilewati. Kebanyakan orang akan berlari di jalan-jalan aspal yang datar, maka disarankan menggunakan sepatu lari jenis road. Apabila berniat untuk lari di daerah medan yang terjal, maka pilihlah sepatu jenis trail.
  • Pakailah kaos kaki yang biasa digunakan saat lari ketika mencoba sepatu
  • Pastikan jari-jari dapat digerakkan dengan bebas
  • Bisa gunakan internet untuk browsing tentang review sepatu yang diincar, apakah seimbang harga dan kualitasnya
  • Coba untuk berjalan atau bahkan berlari saat menggunakan sepatu tersebut
  • Setelah hal-hal diatas terpenuhi, barulah pilih sepatu yang sesuai budget dan model fashion demi kemanan saat berlari.

Simak rekomendasi sepatu lari untuk menemukan merk sepatu yang cocok untuk kebutuhan anda.

 

2. Celana Lari (Direkomendasikan Punya Atau Pakai)

contoh celana lari
contoh celana lari

Olahraga lari memang sederhana tetapi bukan berarti kita bisa menggunakan apapun tanpa memikirkan kenyamanannya. Penggunaan pakaian saat lari yang tepat itu penting demi mendapat kenyamanan maksimal saat lari. Dari kenyamanan yang maksimal itu kita pun akan merasakan manfaat yang berarti dari olahraga lari.

Sirkulasi udara yang baik adalah kunci dari pemilihan celana untuk lari. Pilihlah celana training berbahan katun agar mudah menyerap keringat saat berlari.

Namun, apabila dirasa cuaca sangat panas apalagi bagi yang berolahraga lari di siang hari, disarankan memakai celana berbahan polyester yang dapat mengalirkan keringat kebawah karena mengingat bahan katun sangat menyerap keringat dan dapat menimbulkan efek lembab.

Untuk model sendiri banyak pilihannya seperti celana panjang lurus misalnya atau yang ada karetnya dibagian ujung, sesuaikan dengan selera. Hindari pemakaian celana terlalu ketat karena nantinya malah menghalang peredaran darah, membatasi ruang gerak dan membuat paha lecet-lecet.

Pilihlah warna-warna yang terang dan hindari celana-celanan berwarna gelap seperti hitam karena warna gelap lebih mudah menyerap cahaya matahari, nantinya malah membuat pemakaian celana gerah.

 

3. Kaos Lari (Direkomendasikan Punya Atau Pakai)

Sama seperti pemilihan celana lari, kaos lari haruslah memiliki sirkulasi udara yang baik dan tidak memberikan efek lembab. Pilihlah kaos dengan bahan polyester karena bahan ini biasanya dapat mengeringkan keringat lebih cepat.

Kemudian jangan pilih kaos lari yang terlalu ketat karena akan membatasi ruang gerak. Berikut ada beberapa hal yang perlu diperhatikan saat akan memilih kaos lari:

Pilihlah warna favorit untuk menambah semangat dan rasa percaya diri saat melakukan olahraga lari

Kaos dengan bahan katun ternyata tidak sepenuhnya baik dipakai saat berolahraga karena sifatnya memang bisa menyerap keringat namun tidak bisa menguapkan keringat itu secara cepat. Oleh karena itu, pilihlah kaos lari dengan bahan perpaduan katun, polyester dan spandex yang memiliki tekstur pori-pori agar keringat yang terserap dapat menguap dengan cepat.

Pilih kaos lari yang tidak terlalu ketat atau longgar. Untuk olahraga lari tidak disarankan kaos yang terlalu ketat karena akan tidak nyaman dalam bergerak, namun kaos longgar pun tidak disarankan karena gerakan tubuh yang dinamis saat lari dapat menyulitkan dalam bergerak.

 

4. Topi Lari (Tidak Harus Punya Atau Pakai)

topi untuk lari
topi untuk lari

Banyak orang masih berpikir kalau menggunakan topi hanya untuk sekedar gaya semata, padahal penggunaan topi saat berolahraga khususnya lari mempunyai manfaat tersendiri.

Manfaat yang didapat olahraga lari antara lain, agar terhindar dari sinar yang membuat mata silau sehingga mata dapat terganggu, siapkan topi lari dan gunakan saat matahari mulai terik ketika berlari. Selain itu, penggunaan topi lari dapat mengurangi dari resiko terkena hipetermia, radiasi ultraviolet dan membantu menahan keringat.

Pilihlah topi yang ringan dengan model yang tidak begitu ribet serta pastikan topi memiliki sirkulasi udara yang baik agar tidak menimbulkan keadaan lembab di bagian kepala.

 

5. Sport Bra Lari (Tidak Harus Punya Atau Pakai)

Bagi perempuan yang sering melakukan aktivitas olahraga, sport bra sudah menjadi kebutuhan yang tidak terlewatkan. Penggunaan sport bra saat olahraga ini bertujuan untuk menghindari guncangan pada payudara.

Berikut hal-hal yang perlu diperhatikan saat memilih sport bra:

  • Sesuaikan sport bra dengan ukuran yang pas, jangan yang terlalu sempit tetapi memiliki topangan yang kuat sehingga dapat melindungi payudara dari goncangan atau cedera yang berarti.
  • Pastikan pemilihan sport bra yang dapat mencakup keseluruhan payudara atau sudah sesuai dengan lingkar dada sebenarnya, karena pemilihan sport bra agak berbeda, tidak seperti yang dipakai sehari-hari.
  • Selain itu, terkadang ukuran masing-masing merk sport bra berbeda-beda tergantung pada merk sport bra tersebut. Jadi jangan ragu untuk mencobanya terlebih dahulu di ruang ganti sebelum langsung membelinya.
  • Pilih sport bra yang nyaman, dapat menyerap keringat namun dapat menguapkan keringat dengan cepat sehingga daerah payudara tidak lembab yang dapat memicu jamur.
  • Jika kriteria-kriteria diatas sudah dipastikan nyaman dan tepat, barulah pilih sport bra yang sesuai selera dan budget yang telah ditentukan.

 

6. Tas Lari Running Belt/Sport Belt/Waist Pouch (Direkomendasikan Punya Atau Pakai)

Running Belt Sport Belt Waist Pouch
Running Belt Sport Belt Waist Pouch

Tidak mungkin kan ketika kita keluar rumah tanpa membawa bawaan sama sekali seperti handphone, tissue atau bahkan air minum? Sementara kita juga tidak mau terlalu ribet saat membawa barang-barang tersebut apalagi sambil berlari dengan gerakan yang dinamis.

Untuk itu gunakanlah tas lari pinggang atau waist pouch sebagai wadah praktis menyimpan segala peralatan yang perlu dibawa saat berolahraga.

Dengan nama lain running belt atau sport belt, tas ini yang terpenting adalah disesuaikan dengan ukuran badan kita sendiri, apabila memiliki badan yang kecil pastikan jangan membawa waist pouch yang terlalu besar karena hanya akan membatasi ruang gerak.

Simak rekomendasi tas lari untuk merk tas lari terbaik sesuai kebutuhan anda.

 

7. Wireless / Bluetooth Earphone (Tidak Harus Punya Atau Pakai)

Agar aktivitas olahraga lari tidak begitu membosankan biasanya banyak orang tidak bisa terlepas dari earphone untuk mendengarkan musik. Selain itu, mendengarkan musik saat olahraga lari juga dapat menimbulkan efek rileks sehingga tubuh tidak mudah lelah.

Menggunakan earphone saat olahraga lari kini semakin didukung dengan keluaran earphone model terbaru yaitu wireless earphone, merupakan earphone tanpa kabel yang terkoneksi dengan perangkat musik kita dan dibantu dengan bluetooth. Earphone keluaran terbaru ini juga membenahi kualitasnya dengan memperkecil noise dan tahan air sehingga orang-orang lebih memilih wireless earphone yang dinilai lebih praktis dan tidak membatsi ruang gerak.

 

8. Jam Tangan (Tidak Harus Punya Atau Pakai)

jam tangan untuk lari
jam tangan untuk lari

Bagi orang-orang yang menyenangi olaharaga lari, biasanya mereka menggunakan jam tangan khusus, tidak hanya untuk melihat waktu yang sudah dihabiskan untuk berlari, namun jam tangan khusus lari ini biasanya sudah didukung teknologi terbaru yang memiliki fitur-fitur yang sangat mendukung untuk kebutuhan lari.

Seperti penunjuk kalori yang sudah dibakar dilihat dari jumlah langkah kaki yang sudah ditempuh, pemutar music yang bisa kita isi dengan playlist favorit dan GPS atau Global Positioning System sebagai penunjuk arah dengan bantuan satelit. Data-data pada jam tangan khusus lari Ini juga bisa dipindahkan ke smartphone melalui Bluetooth jadi kita bisa melihat laporan progress lari kita dari hari ke hari.

Bagi mereka yang menekuni olahraga lari ini tentu pemakaian jam tangan ini membawa manfaat lebih demi mencapai olahraga lari yang efektif.

 

9. Aplikasi Lari / Jogging (Tidak Harus Punya Atau Pakai)

Di era canggih seperti sekarang, kita dapat memanfaatkan aplikasi pada smartphone secara gratis untuk mendeteksi keefektifan olahraga lari. Seperti fitur track seberapa jauh kita sudah berlari dengan bantuan GPS. Untuk itu jangan lupa nyalakan GPS di smartphone setiap berlari. Selain itu, melalui aplikasi lari biasanya juga dilengkapi track dan laporan berapa kalori yang sudah terbakar selama satu kali lari tersebut.

Bahkan pada salah satu aplikasi lari terbaik yang dikembangkan perusahaan Nike, bernama Nike+ Run Club, kita dapat mengajak teman untuk lomba lari dan akan ada laporan siapa pemenang diantara keduanya. Menarik bukan? Olahraga lari rasanya semakin menarik dan menantang.

 

10. Timer (Direkomendasikan Punya Atau Pakai)

stopwatch timer
stopwatch timer

Pemanfaatan timer saat berlari sangatlah penting untuk kita agar saat berlari kita punya target yang jelas. Kita bisa berolahraga tepat waktu tanpa berlebihan. Untuk durasi lari waktu yang efektif ialah diketahui selama 30 menit dalam seminggu.

Bagi yang susah fokus kalau harus bawa smartphone ketika berlari namun tetap ingin berolahraga dengan waktu yang terstruktur, timer ini begitu penting. Manfaatkanlah stopwatch manual tetapi bagi yang tidak punya stopwatch, pakailah smartphone untuk timer.

 

11. Vitamin (Tidak Harus Punya Atau Pakai)

Suplemen dan vitamin bagi yang suka berolahraga lari tentu penting sebagai penunjang kondisi tubuh agar tetap bugar dan tidak mudah lelah. Karena kalau kita memaksa fisik untuk berolahraga lari tanpa didukung asupan yang baik hanya akan menimbulkan efek negatif ketimbang manfaatnya.

Dengan mengonsumsi vitamin ini juga sebagai asupan untuk pemulihan fisik yang cenderung kelelahan. Fungsi vitamin pun dapat mengurangi resiko seorang pelari dalam hal-hal berikut:

  • Nyeri sendi dan otot dalam jangka panjang
  • Nyeri-nyeri otot dan kaku
  • Kekurangan gizi karena keringat yang keluar terlalu banyak

 

12. Handuk (Tidak Harus Punya Atau Pakai)

handuk untuk lari
handuk untuk lari

Olahraga lari tentu identik dengan pengeluaran keringat yang begitu banyak sehingga dapat membuat tubuh tidak nyaman dan membatasi ruang gerak, jadi bisa dibilang handuk merupakan perlengkapan penting yang harus dibawa untuk menyeka keringat.

Handuk lari dengan bahan katun adalah handuk yang direkomendasikan untuk pelari karena sifat katun ini yang mudah menyerap keringat. Gunakanlah handuk dengan ukuran kecil saja mengingat olahraga lari yang berpindah-pindah dan apabila harus berpindah tempat agar lebih praktis.

 

13. Kaos Kaki (Direkomendasikan Punya Atau Pakai)

Penting menggunakan kaos kaki yang nyaman dan tidak kesempitan saat belari. Pastikan bagian belakang kaki terlindungi dengan baik untuk menghindarkan kulit tergesek secara langsung dengan bahan sepatu yang akan menimbulkan lecet kemerahan.

Pilih kaos kaki yang tidak terlalu tipis tetapi masih bisa memberikan ruang untuk bernapas agar tidak menjadi kuman di bagian kaki karena lembab. Pastikan setelah penggunaan kaos kaki untuk menjemur kaos kaki agar kuman-kuman mati atau langsung cuci terlebih dahulu dan menggunakan kaos kaki berbeda keesokan harinya.

 

14. Balsem (Tidak Harus Punya Atau Pakai)

Balsem gosok atau yang memiliki nama lain vapour rub ini merupakan obat oles dengan efek hangat setelah pemakaiannya. Terbuat dari bahan campran antara lain camphor, menthol, minyak eucalyptus, minyak nutmeg, minyak daun cedar dan thymol ini biasa digunakan untuk meredakan rasa nyeri di bagian kaki karena otot-otot yang tegang.

Setelah sekian lama tidak melakukan aktivitas fisik yang berat, biasanya kebanyakan orang akan merasa pegal-pegal disekujur kakinya akibat efek tegangnya otot yang dipaksa bekerja. Oleh karena itu penggunaan balsem bisa menjadi solusi ketika selesai berolahraga lari untuk meredakan rasa pegal-pegal tersebut.

 

15. Kacamata Olahraga (Tidak Harus Punya Atau Pakai)

kacamata olahraga
kacamata olahraga

Kacamata hitam digunakan tidak hanya untuk kebutuhan fashion saja, kacamata hitam sebenarnya memiliki manfaat secara kesehatan terutama dianjurkan saat beraktivitas ke luar rumah.

Tidak ada salahnya ketika berolahraga lari memakai kacamata hitam untuk mengurangi pandangan langsung ke cahaya matahari yang tidak baik bagi mata, kemudian efeknya yang silau bisa menganggu kenyamanan ketika berlari.

Bagi yang suka lari di siang hari terutama dianjurkan penggunaan kacamata hitam ini agar terhindar dari peradangan kornea mata atau disebut juga keratitis karena mata yang terlalu terbakar cahaya matahari.

 

16. Air Minum (Direkomendasikan Punya Atau Pakai)

air minum
air minum

Ini merupakan pengetahuan dasar yang sudah banyak diketahui orang namun masih saja terlupakan. Membawa air minum saat olahraga lari adalah penting untuk menjaga mineral dalam tubuh agar tidak mudah lelah serta tidak dehidrasi.

Dianjurkan bagi orang yang sudah berlari selama 20 menit untuk berhenti sejenak dan minum air putih sebanyak 200 cc air. Apabila lari sudah melebihi satu jam, bisa dibantu dengan meminum minuman isotonic untuk menambah stamina.

Apabila sampai kelupaan membawa air minum dan menahan diri, maka jaringan yang rusak dalam tubuh ketika berolahraga tidak bisa diregenerasi lagi dan dapat berakibat fatal.

 

17. Armband (Tidak Harus Punya Atau Pakai)

Perlengkapan tambahan yang sering disepelekan orang namun ternyata sangat bermanfaat agar kelancaran olahraga lari efektif lainnya ialah armband. Armband merupakan case yang biasa dipasang melingkar di lengan saat olahraga lari.

Pada armband ini kita bisa mengantongi smartphone yang bisa kita gunakan aplikasinya untuk mendeteksi pembakaran kalori tadi dan jarak tempuh lari. Bagi yang suka lari sambil mendengarkan musik ini juga sangat membantu untuk meletakkan ipod dan sejenisnya.

Armband juga solusi bagi yang tidak suka pakai waist pouch karena lebih kecil dan praktis.

 

18. Kinesio Tape (Tidak Harus Punya Atau Pakai)

kinesio tape
kinesio tape

Siapa yang sering lihat atlet favoritnya menggunakan plester warna-warni dibagian lengan atau kaki? Nah, plester-plester itu disebut dengan kinesio tape.

Pertama kali dikembangkan oleh Dr.Kenzo asal Jepang pada sekitar tahun 1970-an untuk menyembuhkan jaringan yang cedera pada seorang atlet. Namun pengembangan kinesio tape ini awalnya malah cukup kontra karena dikatakan dapat menghalangi gerak tubuh atlet.

Kemudian Dr.Kenzo mengembangkan kinesio tape ini agar memiliki sirkulasi udara yang baik, kerekatan yang baik meski dalam kondisi berkeringat dan tidak membatasi ruang gerak. Jadilah kemudian kinesio tape mulai popular pada tahun 1988 pada Olimpiade Seoul.

Manfaat dari kinesio tape yang terbuat dari 100 persen katun dengan kombinasi bahan latex free ini membantu mengembalikan kerja sistem neuromuscular seperti semula, dapat meringan rasa sakit, serta pemulihan cedera pada persendian.

Oleh karena itu, bagi yang akan melakukan olahraga lari cukup lama dengan trek panjang, kinesio tape bisa menjadi solusi yang bisa dipasangkan di sekujur kaki agar nantinya dapat meringankan rasa sakit atau nyeri otot kaki.

 

19. Sunblock (Tidak Harus Punya Atau Pakai)

Sunblock merupakan cream pelindung yang dioleskan pada kulit yang berfungsi melindungi kulit dari paparan sinar matahari langsung secara berlebihan. Tidak hanya dapat menyebabkan kulit gelap dan kusam namun sinar matahari langsung dapat membuat kulit rusak seperti kering bahkan apabila terjadi terus menerus akan menyebabkan kanker kulit.

Untuk itu, perempuan atau laki-laki perlu memakai sunblock saat berolahraga lari terlebih dahulu sebelum keluar ruangan demi menjaga kulit agar tetap sehat. Jika perlu, bawa sunblock dengan kemasan kecil atau sebagai tips pindahkan sunblock dalam kemasan kecil untuk memudahkan dibawa kemana-mana. Sehingga bisa dilakukan pemakaian ulang atau reapply setelah 2 jam pemakaian sebelumnya karena efek sunblock yang tidak tahan lama.

Berikut tips dalam menggunakan sunblock untuk olahraga lari,

  • Balurkan sunblock pada seluruh bagian tubuh termasuk telinga, bagian atas kaki sampai punggung kaki.
  • Gunakan sunblock dengan kandungan minimal 39 SPF sehingga bisa terlindung dari sinar UVA dan UVB.
  • Oleskan sunblock 15-20 menit sebelum melakukan aktivitas olahraga lari supaya sunblock dapat meresap dengan baik dalam kulit.
  • Jangan lupa pastikan sunblock belum masuk tanda kadaluwarsa.

 

20. Kantong P3K (Tidak Harus Punya Atau Pakai)

kantong p3k
kantong p3k

Bagi yang akan menjalani olahraga lari dalam jarak panjang, tidak ada salahnya mengatntisipasi diri dari kemungkinan kecelakaan-kecelakaan kecil dengan membawa kantong P3K atau kantong pertolongan pertama pada kecelakaan.

Cedera yang biasanya terjadi pada olahraga lari antara lain seperti lebam-lebam, lecet kemerahan bahkan sampai luka terbuka. Luka terbuka biasanya dapat mengenai kulit, otot bahkan sampai ke tulang.

Tidak perlu membawa kantong P3K besar cukup membawa versi kecilnya yang sekiranya muat pada waist bag. Yang perlu dibawa dalam kantong P3K saat olahraga lari antara lain,

  • Plester, dapat menutupi luka terbuka agar infeksi tidak semakin parah. Plester juga dapat digunakan untuk menutup luka lecet kemerahan di kaki akibat sepatu misalnya.
  • Betadine untuk membantu penyembuhan luka-luka lecet merah
  • Kasa steril untuk menutupi luka besar
  • Antiseptik untuk mencegah bakteri pada luka agar tidak memperparah
  • Gunting untuk memotong bagian-bagian kulit yang mungkin dapat memperburuk

Demikian perlengkapan yang biasanya dibawa saat berolahraga lari menurut hobikusport.com. Penting untuk mempersiapkan perlengkapan tersebut dengan baik demi menunjang olahraga lari yang nyaman saat berlari,aman dan efektif hasilnya. Semoga artikel ini bermanfaat bagi pembaca dan menjadi inspirasi untuk diterapkan saat berolahraga lari nanti.

 

Referensi

https://bp-guide.id

womantalk.com

hellosehat.com

kompasiana.com

halodoc.com

 

Elen

Seorang yang antusias dan hobi olahraga. Hobi pula menuangkan coretannya mengenai informasi olahraga yang disertai dengan riset di blog ini. Menekuni dunia menulis sejak 2010.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *