Panduan & 15 Merk Trekking Pole Terbaik

Bagi para pecinta alam terutama yang gemar melakukan pendakian gunung sudah tentu ada beberapa barang penting yang harus selalu dibawa saat mendaki. Sebab mempersiapkan segala macam barang kebutuhan untuk naik gunung bukanlah sesuatu yang mudah.

Apalagi jika berencana melakukan pendakian yang membutuhkan waktu berhari – hari. Selain mempersiapkan fisik dan mental, peralatan pendakian juga harus wajib diperhatikan agar proses pendakian tidak mengalami hambatan.

Sepatu hiking gunung, tas gunung, jaket hingga tenda merupakan barang wajib yang harus dibawa saat melakukan kegiatan pendakian. Namun ada satu barang lagi yang keberadaannya cukup membantu para pendaki agar tidak mudah kelelahan saat melakukan proses pendakian atau menuruni gunung sekalipun dan juga mengurangi beban pada kaki yakni trekking pole.

Trekking pole adalah perlengkapan tambahan yang biasa digunakan saat mendaki gunung agar mempermudah pendaki menjaga tempo dan kestabilan ketika melewati medan yang sulit sekalipun. Trekking pole mirip dengan tongkat para olah raga ski, namun trekking pole dilengkapi oleh karet pada bagian bawah dan pegangan agar tidak licin saat digunakan, serta memiliki panjang sekitar 135 cm. Berikut ini ada beberapa rekomendasi trekking pole yang bisa dipilih sesuai dengan kebutuhan!

 

A. Merk Trekking Pole Yang Bagus

1. Eiger Trekking Pole 3 Section

 

Eiger Trekking Pole 3 Section
Eiger Trekking Pole 3 Section

 

Eiger sudah terkenal sebagai produsen perlengkapan gunung cukup terkenal di Indonesia. Tidak heran jika Eiger juga mengeluarkan trekking pole dengan model telescoping dengan bahan alumunium.

Eiger Trekking Pole 3 Section bisa diperpanjang sampai dengan 135 cm dengan tambahan sistem twist lock agar mempermudah pendaki untuk menyesuaikannya dengan medan yang sedang ditempuh. Di bagian pegangan terbuat dari bahan EVA grip yang merupakan bahan foam berkualitas, kuat dan cukup nyaman untuk digenggam.

 

2. Consina Foldable Stick 02 Trekking Pole

Consina Foldable Stick 02 Trekking Pole
Consina Foldable Stick 02 Trekking Pole

Keunggulan dari trekking pole dari Consina ini yaitu mudah dalam penyimpanan serta cukup ringkas saat dibawa. Dengan bahan utama berupa alumunium aloy tidak heran jika trekking pole satu ini sangat kuat dan mampu melewati medan berat sekalipun.

Di bagian pegangan terdapat busa yang empuk serta nyaman untuk digenggam. Ukuran trekking pole bisa disesuaikan serta dikunci dengan cukup kuat dengan sistem flick – lock.

 

3. Black Diamond Trail Sport 3

Black Diamond Trail Sport 3
Black Diamond Trail Sport 3

Kelebihan dari trekking pole dari Black Diamond ini adalah sistem penguncian berupa Dual FlickLock sehingga pendaki lebih mudah merangkai serta hemat waktu. Pada bagian kaki dilengkapi karet berukiran khusus sehingga trekking pole menjadi lebih empuk ketika menapaki bebatuan serta tidak mudah selip saat melewati permukaan licin.

Black Diamond Trail Sport 3 dapat dipanjangkan hingga 140 cm dan sangat cocok dipakai untuk pendaki yang memiliki badan tinggi.

 

4. Rei Co-op Flash Carbon

Rei Co op Flash Carbon
Rei Co op Flash Carbon

Trekking pole dari Rei ini terbuat dari campuran dua bahan yaitu karbon dan alumunium, sehingga tidak heran jika trekking pole satu ini sangat kuat serta ringan untuk dibawa. Selain itu, terdapat sistem flick-lock yang mudah digunakan serta pegangan dari busa sehingga nyaman untuk dipegang.

Rei Co-op Flash Carbon sangat cocok untuk pendaki wanita karena designnya yang sederhana serta mampu menjaga kestabilan pendaki dengan sangat baik.

 

5. NatureHike NH80A016-Z

NatureHike NH80A016 Z
NatureHike NH80A016 Z

Trekking pole ini bisa diringkas dengan cara dilipat dan terbuat dari bahan alumunium sehingga cukup ringan, lahan lama serta kuat. NatreHike NH80A016-Z tersedia dua ukuran yaitu 120 cm dengan berat 190 gram dan ukuran 130 cm dengan berat 210 gram.

Di bagian bawah kaki dibuat dengan bahan tungsten steel yaitu campuran bahan steel sehingga kekuatan trekking pole ini tidak perlu diragukan lagi. Sangat cocok digunakan untuk pendaki yang gemar melewati medan berat.

 

6. Dhaulagiri Trekking Pole TP 104

Dhaulagiri Trekking Pole TP 104
Dhaulagiri Trekking Pole TP 104

Dhaulagiri juga terkenal dengan perlengkapan naik gunung yang beragam dan salah satunya yaitu trekking pole. Trekking pole ini memiliki bentuk yang sederhana dan juga mudah untuk dibawa.

Bahan utama dari trekking pole ini yakni duralium sehingga trekking pole ini cukup kuat namun juga cukup ringan untuk digunakan dengan berat mencapai 274 gram.

Selain itu ukuran trekking pole ini juga dapat diatur dari mulai panjang 65 cm hingga 135 cm. Dhaulagiri Trekking Pole TP 104 tersedia dalam 4 ragam warna yaitu merah, hitam, hijau dan biru.

 

7. Baiter E-sticks – 0513

Baiter E sticks E2 80 93 0513
Baiter E sticks E2 80 93 0513

Baiter E-sticks – 0513 adalah trekking pole dengan tipe telescoping dan sistem penguncian twist lock. Panjang dari Baiter E-stick – 0513 bisa mencapai 110 cm dengan bahan dasar alumunium.

Untuk pegangannya sendiri terbuat dari bahan cork atau kulit pohon sehingga tidak akan licin saat dipegang dan cukup empuk sehingga nyaman saat dibawa untuk mendaki. Untuk bagian bawahnya sudah dilengkapi basket berukuran medium dengan karet di bagian bawah kaki sehingga trekker dapat menopang dengan sempurna.

Selain itu, trekking pole dari Baiter ini mempuyai anti-shock sehingga sangat cocok untuk dipakai saat menuruni gunung dan memberikan keamanan bagi kaki, lutut dan pundak pendaki.

 

8. Earth Trek Pole Women’s and Short Size

Earth Trek Pole Women E2 80 99s and Short Size
Earth Trek Pole Women E2 80 99s and Short Size

Meskipun berbahan utama alumunium, trekking pole satu ini cukup kuat serta tahan di setiap medan baik tanjakan maupun turunan curam sekalipun. Terdapat wrist strap, low basket serta tambahan karet di bagian bawah kaki sehingga menambah kenyamanan saat pendaki melewati jalan terjal dan berlumpur.

Kelebihan lain dari trekking pole ini yaitu dapat diringkas hingga seukuran frame tenda jadi tidak terlalu memakan banyak tempat di dalam tas carrier. Selain itu, trekking pole ini dapat dipanjangkan hingga 108 cm dan termasuk trekking pole berukuran pendek jika dibandingkan dengan trekking pole pada umumnya.

 

9. Quechua 1 X Forclaz 500

Quechua 1 X Forclaz 500
Quechua 1 X Forclaz 500

Terbuat dari bahan alumunium dengan berat 265 gram membuat trekking pole cukup kuat dan tangguh dalam melewati berbagai medan.

Dengan sistem penguncian twist lock, trekking pole ini dapat diatur ukurannya dari 63 cm hingga 130 cm. Selain itu, sistem anti lock pada Quechua 1 X Forclaz 500 dapat dipasang atau dilepas sesuai dengan kebutuhan.

 

10. Quechua Arpenaz 100

Quechua Arpenaz 100
Quechua Arpenaz 100

Quechua mengeluarkan trekking pole lainnya dengan model 3 potong poros. Setiap bagian dipisahkan dengan push button lock yang dapat dengan mudah ditekan untuk mengatur panjang trekking pole.

Model ini cukup ringan dengan berat mencapai 200 gram serta memiliki panjang hingga 130 cm sehingga bisa digunakan oleh siapapun bahkan bisa disesuaikan dengan tinggi badan.

 

11. York Nordic Bamboo & Carbon Fiber Ultralight Trekking Poles

York Nordic Bamboo 26 Carbon Fier Ultralight Trekking Poles
York Nordic Bamboo 26 Carbon Fier Ultralight Trekking Poles

Salah satu trekking pole dengan bahan karbon 80% serta model vintage yang menjadi ciri khasnya dari York Nordic ini. Dengan sistem penguncian model flip lock yang sangat mudah digunakan serta dapat diatur ukurannya dari 60 cm hingga 135 cm.

Trekking pole ini juga dilengkapi dengan basket yang mampu menjaga keseimbangan tongkat saat melewati medan berlumpur serta anti-shock yang dapat menahan getaran.

York Nordic Bamboo & Carbon Fiber Ultralight Trekking Poles dijual dalam bentuk pasangan sehingga sangat cocok bagi pemula yang ingin mencoba naik gunung dengan menggunakan trekking pole.

 

12. ASOLO Implus QL Quick Lock Trekking Poles

ASOLO Implus QL Quick Lock Trekking Poles
ASOLO Implus QL Quick Lock Trekking Poles

Model trekking pole dari ASOLO ini dijual sepasang dengan bahan utama berupa alumunium 7075 yaitu bahan yang juga dipakai untuk alat transportasi seperti kapal laut sehingga bisa dipastikan jika trekking pole ini sangat kuat dan tahan lama.

Dengan model telescoping trekking pole ini menggunakan Quick Lock System sehingga mempercepat waktu dalam proses perakitan. Di bagian pegangan menggunakan bahan Long EVA Grip sehingga cukup nyaman saat dipegang dan tidak licin jika basah.

 

13. NatureHike DS15Z001-F

NatureHike DS15Z001 F
NatureHike DS15Z001 F

Kelebihan dari model ini yaitu terdapat sistem lever lock yang cukup praktis sehingga mempermudah pendaki dalam hal mengatur ukuran trekking pole. Untuk bagian kaki dibuat dari bahan tungsten alloy sehingga cukup kuat dan tahan lama.

Selain itu, trekking pole ini juga dirancang untuk tidak mudah selip dan tidak rusak ketika melewati jalan terjal. Sangat direkomendasikan bagi pendaki yang membutuhkan trekking pole kuat namun dengan harga terjangkau.

 

14. Eiger Valor Trekking Pole

Eiger Valor Trekking Pole
Eiger Valor Trekking Pole

Terbuat dari bahan alumunium alloy yang sangat kuat serta tahan lama sangat cocok dipakai untuk melewati medan berat. Terdapat sistem speed lock sehingga panjang trekking pole ini dapat berubah dari 63 cm hingga 135 cm.

Tidak hanya itu saja, model ini juga dilengkapi dengan basket sehingga mencegah trekking pole menancap terlalu dalam saat melewati daerah berlumpur atau salju sekalipun.

 

15. Gossamer Gear LT5

Gossamer Gear LT5
Gossamer Gear LT5

Tidak perlu diragukan lagi trekking pole ini karena terbuat dari bahan karbon sehingga cukup ringan serta nyaman untuk dibawa. Trekking pole ini dilengkapi dengan dua sistem twist-lock sehingga cukup mudah untuk pengaturan ukuran.

Point utama dari trekking pole ini terletak pada pegangannya yang terbuat dari kayu. Untuk kalangan tertentu trekking pole satu ini cukup mahal namun hal tersebut sesuai dengan kualitas yang diberikan.

 

B. Cara Memilih Trekking Pole

1. Pilih Trekking Pole Dengan Bahan Terbaik Untuk Bagian Porosnya

Ada dua macam bahan yang biasa digunakan untuk trekking pole dan keduanya memiliki kelebihan dan kekurangan tersendiri. Trekking pole dengan bahan alumunium biasanya harga yang ditawarkan lebih murah jika dibandingkan dengan trekking pole berbahan karbon.

Meskipun begitu bahan alumunium tidak mudah patah serta dapat diperbaiki jika trekking pole mengalami penyok akibat benturan. Akan tetapi trekking pole berbahan alumunium cendrung lebih berat ketimbang bahan karbon.

Tidak menutup kemungkinan tubuh menjadi lelah jika digunakan dalam jangka waktu lama. Sedangkan untuk trekking pole bahan karbon akan terasa lebih lentur, ringan namun juga lebih kuat dibandingkan dengan bahan alumunium.

Trekking pole berbahan karbon sangat cocok untuk dipakai bagi pendaki yang membawa beban cukup berat saat mendaki. Meskipun begitu harga yang ditawarkan juga lebih mahal dibandingkan dengan bahan alumunium serta ketersediaan di pasar juga cukup sedikit.

 

2. Sesuaikan Bentuk Pegangan Dengan Kekuatan Fisik

Pada bagian pegangan trekking pole terbagi atas dua jenis yaitu I-shape dan T-shape. Kedua pegangan tersebut juga memiliki kelebihan dan kekurangan, sehingga pilihlah dengan cermat sesuai dengan kebutuhan.

  • I-shape
i shape
i shape

Untuk pegangan berbentuk I-shape kurang lebih mirip dengan pegangan pada tongkat ski dan sangat sesuai untuk digunakan pada medan berat sekalipun. Jika kurang terbiasa menggunakan trekking dengan pegangan I-shape ini bisa jadi pendaki akan mengalami kelelahan terutama di bagian lengan.

Hampir sebagian besar pendaki akan menggunakan dua trekking pole model ini. Namun bagi yang terbiasa mendaki, menggunakan dua trekking pole kurang begitu nyaman.

Akan tetapi menggunakan dua trekking pole sangat disarankan bagi pendaki pemula atau yang belum terbiasa dengan kegiatan mendaki.

  • T-shape
t shape handle
t shape handle

Jika pendaki membutuhkan sebuah tumpuan yang cukup kuat saat menuruni gunung, terutama jika jalur yang dilalui cukup curam, trekking pole dengan pegangan T-shape adalah pilihan yang tepat.

Selain itu pegangan dengan T-shape sangat cocok untuk pendaki pemula yang mempunyai daya tahan kaki tidak begitu kuat. Kerja kaki akan berkurang karena terbantu dengan trekking pole dengan bentuk pegangan T-shape sebab beban tubuh dan barang bawaan tidak sepenuhnya bertumpu pada kaki.

Sayangnya trekking pole jenis ini jarang ditemukan di Indonesia, jika pun ada hanya tersedia dan dijual dalam bentuk satuan saja berbeda dengan trekking pole dengan menggunakan pegangan I-shape yang bisa dijual dalam bentuk pasangan.

 

3. Periksa Ukuran Panjang Dari Poros Trekking Pole

periksa panjang trekking pole
periksa panjang trekking pole

Trekking pole yang dipilih harus memiliki panjang ukuran sesuai dengan kebutuhan. Ukuran trekking pole harus bisa disesuaikan dan dapat membantu melengkapi kebutuhan pendaki saat melakukan kegiatan pendakian.

Biasanya poros dari trekking pole bisa disesuaikan tergantung dari jalur dan medan yang dilalui. Jika melewati jalur datar sebaiknya tinggi poros setara dengan siku tangan, atur tinggi trekking pole setinggi pinggang ketika mendaki dan setinggi dada jika sedang melewati jalur menurun.

 

4. Perhatikan Bagian Bawah Trekking Pole

bantalan trekking pole
bantalan trekking pole

Pada bagian bawah trekking pole terdapat sebuah bagian yang biasanya terbuat dari bahan karet. Di bagian ini diberi ukiran berupa garis – garis sebagai alasnya, mirip seperti bagian alas sepatu atau ban kendaraan agar menghindari slip atau licin saat bertumpu.

Bahan karet dipilih agar trekking pole lebih stabil dan tidak mudah tergelincir saat menapak medan berbatu ataupun permukaan licin.

 

5. Tidak Ada Salahnya Menggunakan Anti-Shock Pada Trekking Pole

bantalan poros trekking pole
bantalan poros trekking pole

Anti-shock adalah sebuah sistem yang mampu mengurangi getaran dengan menggunakan pegas yang terdapat di bagian poros. Anti-shock pada trekking pole juga bisa mengurangi rasa sakit di bagian pergelangan tangan dan juga dapat melewati jalanan curam lebih mudah.

Selain itu, ada tambahan lain di bagian bawah dan digunakan dalam kondisi khusus yaitu basket. Basket ini berupa penyangga dengan bentuk bulat mirip mangkuk kecil yang memiliki fungsi menstabilkan saat melakukan pendaratan pada medan berlumpur atau bersalju sekalipun.

Itulah tadi beberapa rekomendasi trekking pole yang bisa dipilih dari hobikusport.com. Pastikan untuk memilih trekking pole sesuai dengan kebutuhan serta kenyamanan saat digunakan.

Ada baiknya untuk bertanya terlebih dahulu kepada yang sudah berpengalaman sebelum memutuskan membeli trekking pole ini.

 

Referensi:

https://phinemo.com/rekomendasi-trekking-pole-untuk-pendaki/

https://my-best.id/23643/

https://eigerindostore.com/eiger-valor-treking-pole-black.html

https://www.thebrokebackpacker.com/best-trekking-poles-review/

Elen

Seorang yang antusias dan hobi olahraga. Hobi pula menuangkan coretannya mengenai informasi olahraga yang disertai dengan riset di blog ini. Menekuni dunia menulis sejak 2010.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *